0

Mengapa saham?

Pertanyaan ini mungkin sering diucapkan oleh orang-orang.

Dibandingkan dengan investasi lainnya di Indonesia, saham memang belum sepopuler deposito atau properti.

Namun pernahkah terbayang di benak anda untuk membeli suatu perusahaan?

Masyarakat Indonesia sendiri cenderung berperilaku konsumtif dengan hanya membeli produk dari perusahaan besar.

Padahal mereka juga bisa mendapatkan keuntungan yang juga diperoleh oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Dengan membeli saham, secara otoatis kita terdaftar sebagai pemilik perusahaan tersebutdan punya hak untuk mengikuti RUPS.

Setelah anda membeli saham suatu perusahan, anda juga berhak mendapatkan dividen yang dibagikan ke tiap-tiap pemegang saham.

Dividen sendiri merupakan keuntungan yang didapat oleh perusahaan dan dibagikan ke pemegang saham tiap tahunnya dengan melalui porses RUPS.

Jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain, mengapa kita harus memilih saham?

1. Saham sangat mudah diransaksikan

Saat ini bertransaksi saham sudah sangat berbeda dengan zaman dahulu yang masih harus serba manual.

Kita masih harus membawa kertas saham(disebut dengan warkat) ke bursa efek indonesia setiap kali akan membeli atau menjual saham. Bisa kita bayangkan ribut sekali prosesnya.

Namun saat ini kemudahan dalam elakukan investasi saham menjadi daya tarik tersendiri, salah satunya dengan adanya fasilitas online trading yang saat ini sudah sangat berkembang.

Anda dapat memantau saham-saham yang anda beli dengan smartphone yang anda miliki.

anda tidak perlu selalu standby di depan komputer untuk memantau perkembangan saham.

Fasilitas online trading yang berkembang saat ini pun sudah kaya akan fitur yang dapat digunakan untuk menganalisis saham.

Anda dapat melihat pergerakan harga saham, grafik, berita-berita terbaru tentang perusahaan yang terdaftar di bursa.

Informasi lain yang dapat membantu anda dalam menentukan kerputusan berinvestasi.

Jika anda merasa tidak memiliki waktu yang cukup untuk memantau perkembangan pasar saham, maka anda dapat menggunakan tenaga ahli yang idsediakan oleh sekuritas.

Tenaga ahli tersebut biasa dikenal dengan istilah broker saham.

Seroang broker akan membantu anda dalam mengelola investasi saham yang anda miliki.

Tentunya semua hal yang akan dilakukan oleh broker, terlebih dahulu mendapat persetujuan dari si pengguna jasa terserbut.

Para broker akan selalu mengabarkan kondisi terkini dalam pasar modal dan analisanya mengenai saham mana yang sedang bagus.

Broker juga membantu anda dalam memilih saham yang baik untuk jangka pendek maupun panjang.

Anda dapat berkonsultasi dengan broker sebelum melakukan transaksi saham.

Menjadi investor saham memang tidak diharuskan untuk selalu memantau pasar setiap harinya.

Investasi saham semuanya dapat dilakukan tanpa harus selalu ada di depan layar komputer untuk memantau harga saham.

Kecuali anda memilih untuk menjadi day trader. Kebabasan waktu dan tempat inilah yang membuat anda dapat menjalankan aktivitas utama anda tanpa harus merasa terganggu.

2. Modal bisa dimulai dari nominal kecil

Tidak seperti kebanyakan instrumen investasi yang lain, saham saat ini dapat dimulai dengan modal minim.

saat ini ada banyak perusahaan sekuritas yang menawarkan pembukaan rekening saham dengan dana hanya 10 ribu saja.

Hal ini tentu akan membuat investasi saham jauh lebih terjangkau bagi masyarakat dari berbagai kalangan yang tidak punya banyak dana namun ingin berinvestasi dengan kontrol pribadi.

Bagi para pelajar dan mahasiswa, mereka dapat memulai investasi saham tanpa perlu khawatir denagn penggunaan modal yang besar, serta dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran.

bahkan di komunitas investor saham pemulam sebagian besar anggotanya adalah para mahasiswa yang sebagian mengenal saham pada saat kuliah dan mulai serius untuk belajar dan menekuni dunia investasi saham.

Jadi sudah tidak ada alasan lagi yang mengatakan bahwa investasi saham itu “mahal.”

Bayangkan jika harga 1 lot saham telkom adalah Rp3950, maka kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp3950 x 100 lembar = Rp395.000, Jadi cukup denagn uang sekian kita sudah menjadi investor perusahaan telkom.

Di pasar modal Indonesia, untuk memudahkan inves­ tor, terutama bagi seorang investor saham pemula dalam memilih saham, dibentuklah beberapa indeks yang dapat dipilih. Selain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencerminkan rata­rata harga saham, indeks lain yang cukup banyak dikenal adalah LQ45.

Saham-saham yang tergabung dalam indeks ini merupakan saham yang paling likuid dengan tingkat kapitalisasi pasar yang besar. Saham­saham di indeks LQ45 merupakan saham yang cenderung bagus untuk investasi jangka panjang.

3. Saham sifatnya transparan dan aman

Dalam pasar modal ada prinsip keterbukaan yang wajib dilakukan oleh perusahaan yang menjual sahamnya di bursa.

Laporan akan selelu di bagikan ke masyarakat untuk menilai kinerja perusahaan dalam tahun tersebut.

Hal ini untuk menghindari kita dari kesalahan dalam memilih saham.

Selanjutnya untuk meningkatkan keamanan dan ke­ nyamanan, setiap rekening dana dari investor akan ter­ pisah­pisah. Artinya masing­masing dari investor saham mempunyai rekening bank sendiri dalam portofolionya yang kemudian disebut dengan rekening dana investor atau RDI.

Rekening ini berbeda dengan rekening bank pada umumnya, dimana rekening ini tidak mempunyai buku tabungan maupun ATM, namun akan selalu dikon­ firmasi baik saat melakukan penambahan atau penarikan dana. Rekening dana investor akan berdiri sendiri dengan nama dan dana pribadi dari investor tersebut dan ter­ pisah dari dana milik sekuritas.

Hal tersebut tentu saja akan membuat Anda lebih mudah melakukan investasi dan meminjamkan dana dari pihak lain.

Baca juga artikel lainnya mengenai bingung dengan investasi, mulai aja dulu!

Beberapa hal yang disebutkan di atas merupakan kelebihan­kelebihan dari investasi saham yang tidak ter­ dapat di instrumen investasi lain. Kami di komunitas ISP sudah melakukannya. Lalu Anda kapan? Tulis kolom komentar jika anda bingung dengan investasi.


Like it? Share with your friends!

0
fawazid

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *